Posts

Galang Hendra Pratama Juara WSSP300 Ceko di Sirkuit Autodrom Brno, Indonesia Raya Berkumandang

galang-hendra-win-wssp300-brno

Galang Hendra akhirnya menuntaskan perjuangannya untuk meraih posisi tertinggi di balap WSSP300 Ceko yang berlangsung di sirkuit Autodrom Brno. Setelah mengawali balapan dari pole position akhirnya Galang berhasil menuntaskannya dengan meraih podium pertama.

Yap… Galang Hendra juara WSSP300 Brno yang berhasil memacu Yamaha YZF-R3 menjadi yang pertama mencapai garis finish. Dengan raihannya tersebut, akhirnya Indonesia Raya berkumandang mengiringi kemenangan perdana Galang musim 2018 ini.

galang hendra pratama juara wssp300 ceko

Sempat terjadi pertarungan sengit dengan Anna Carrasco, tapi akhirnya Galang berhasil melepaskan diri dari pembalap Kawasaki tersebut. Pencapaian terbaik Galang Hendra kali ini merupakan satu rangkaian raihan impresif Galang di akhir pekan ini.

Galang yang memiliki kecepatan terbaik melebihi pembalap lain termasuk Anna Carrasco, ditetapkan sebagai juara meskipun balapan ditentukan berdasar posisi terakhir pembalap, karena terjadi kecelakaan di turn 12 yang membuat stewards mengeluarkan red flag.

Tapi bagaimanapun pencapaian Galang Hendra kali ini, dia adalah pembalap tercepat di WSSP300 Ceko. Trimakasih Galang. Tetap semangat dan lanjutkan kerja keras di sisa seri WSSP300 musim 2018 ini.

Update Regulasi WSSP300 Serie 2

Haimotolink – Masih ingat dengan hasil seri pertama WSSP Aragon dan struggle-nya Yamaha R3 yang tiba-tiba kehilangan tajinya? Tentu masih ingatkan? Hal tersebut pula yang membuat kubu Yamaha mengusulkan adanya regulasi baru menjelang Seri 2 di sirkuit Assen.

Usulan Yamaha tersebut ternyata ditanggapi positif oleh FIM dengan dikeluarkannya regulasi baru pada 20 April. Oh ya ada beberapa motor dari pabrikan berbeda yang ikut berpartisipasi di WSSP300 ini setelah lolos homologasi FIM, yaitu :

KTM RC390

Motor Kubikasi Max RPM Berat
Honda CBR500R 471 CC 9500 RPM 156 Kg
Yamaha R3 320 CC 12.850  RPM 140 Kg
Yamaha R3A 320 CC 12.850  RPM 140 Kg
Kawasaki Ninja 300 (EX300A/D/F) 281 CC 13.000 RPM 140 Kg
KTM RC390 373 CC 11.000 RPM 136 Kg
KTM RC390R 373 CC 11.000 RPM 136 Kg
Ninja 400 (EX400G/H/J) 399 CC 12.000 RPM 150 Kg

Setelah adanya update regulasi diharapkan akan hadir persaingan yang lebih seimbang diantara pembalap WSSP300 nanti. Kita tunggu aja balapannya, karena kualifikasinya sendiri sudah menempoatkan 8 Ninja 400 dan 2 KTM RC390 di sepuluh besar. Dimanakah posisi pembalap Indonesia?

Yamaha Berharap Ada Perubahan Regulasi WSSP300 Menjelang Seri Ke 2

,

Haimotolink – Serie pertama dari WSSP300 usai sudah dengan memunculkan Koen Meuffels sebagai pembalap tercepat menyentuh garis finish di Sirkuit Aragon MotorLand setelah menyelesaikan 11 laps pada balapan yang digelar pada 15 April 2018.

Terlepas dari pemenang dan hasil akhir, ternyata ada satu fakta dari Galang Hendra yang meskipun nir point, tapi dengan mengendarai motor Yamaha R3 spek 2017 berhasil mencatatkan torehan waktu / lap time race yang mengejutkan dimana ia berhasil membukukan 2:09,939 yang lebih cepat 4 detik dibandingkan catatan laptime tercepat R3 tahun 2017 lalu yaitu 2:14,050.

Sayang sekali catatan waktu yang impresife tersebut tidak mampu membuatnya berdiri diatas podium karena secara kasat mata seluruh motor Yamaha R3 terlihat begitu inferior jika dibandingkan dengan Kawasaki Ninja 400 ataupun KTM RC390 R yang banyak menguasai posisi terdepan.

WSSP300 ini memang sebuah balapan yang unik dimana terdapat gap yang cukup lebar dari motor-motor yang berpartisipasi. Mulai dari 320 CC – 470 CC yang tentunya memiliki perbedaan power dan performa dalam range yang cukup luas.

Oleh karenanya WSSP300 ini ada satu regulasi untuk mengatur level dari tiap motor dari pabrikan berbeda agak lebih equal. Tapi jika melihat hasil dari race pertama kemarin sepertinya perlu adanya koreksi untuk mendapatkannya.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Andrea Dosoli (Yamaha Motor Europe Road Racing Project Manager) sebagai Incorrect Level of Performances between Manufacturers. Yang bisa diartikan sebagai tingkat performa motor yang tidak seimbang diantara pabrikan yang membuat kompetisi menjadi tidak ( kurang ) fair.

Doi berharap Dorna dan FIM bisa memahami situasi tersebut dan membuat regulasi baru sebelum seri berikutnya digelar 20 – 22 April di sirkui Assen, Belanda. Seperti apa perkembangan regulasi yang nanti akan diterapkan? Layak untuk kita simak.