Posts

Istirahatlah Secara Teratur Saat Berkendara Jarak Jauh

Haimotolink – Saya yakin sebagian besar dari kita pernah atau bahkan sering melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor. Banyak yang menyebutnya dengan istilah touring. Menjelajah jarak yang jauh, melalui bermacam medan disepanjang perjalanan. Asyik memang ya?

Bagaimanapun kita harus menyadari tentang perlunya istirahat saat mengendarai kendaraan, termasuk sepeda motor untuk jarak yang jauh. Setiap saat saat berkendara kita dituntut untuk selalu konsentrasi, jangan lengah sedikitpun. Karena itu bisa sangat berbahaya. Jangan cuma mengejar waktu agar cepat sampai tujuan sehingga mengesampingkan safety riding.

Kenapa begitu?

Yang utama adalah untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi prima dan siap untuk menempuh perjalanan jauh. Selain itu, dengan istirahat otot tubuh kita bisa lebih rileks, dan bisa mengembalikan fokus dan stamina.

Ada lagi keuntungan saat kita istirahat, bisa dimanfaatkan untuk sedikit mereview perjalanan ataupun dimanfaatkan diskusi kecil tentang sisa perjalanan yang akan dilakukan. Jangan lupa konsumsi asupan nutrisi untuk tubuh kita.

Saat istirahat kita juga bisa memanfaatkan waktu untuk mengecek kondisi motor kita, kondisi ban, rem, olie, lampu-lampu dan hal lainnya.

Akan lebih baik jika kita sudah punya planing dengan perjalanan yang dilakukan, termasuk waktu istirahat dan lokasi yang dipilih.

Sebaiknya sempatkan istirahat per 2 jam

Tempat  Istirahat

Untuk lebih membuat istirahat kita “berkualitas” sebaiknya kita memilih tempat istirahat yang mendukung. Saya lebih memilih tempat yang teduh dan rindang. Syukur-syukur ada kedai atau warung yang menjual berbagai jenis makanan.

Berapa lama kita istirahat?

Lamanya waktu kita istirahat paling tidak 30 menit – satu jam. Jangan terlalu singkat,  atau terlalu lama. Sedangkan lama perjalanan sebaiknya gak lebih dari 10 jam, karena perjalanan lebih dari 10 jam akan membuat tubuh kita stress dan penat yang tentunya berpengaruh besar pada refleks pengendara.

Biar Aman, Perhatikan Cara Berboncengan Yang Benar

Haimotolink – Salah satu hal yang lazim kita jumpai dijalanan adalah motor dengan membawa boncenger (pembonceng) di belakang. Sebenarnya, motor lebih nyaman digunakan untuk perjalanan solo (sendiri) khususnya untuk motor sport.Akan tetapi dalam peraturan yang ada, motor boleh digunakan untuk mengangkut satu orang penumpang. Ya, cukup satu orang penumpang – biar tidak membahayakan dan lebih aman.

Meskipun hanya membawa satu orang boncenger di belakang, belum tentu rider didepan merasa nyaman dalam mengendalikan motor. Nah, untuk mengatasi hal tersebut ada baiknya untuk memperhatikan tips berikut ini supaya aksi berboncengan di sepeda motor menjadi aman dan nyaman :

1. Atur Jarak Duduk
Sebagai orang yang dibonceng, sebaiknya mengatur jarak duduk agak merapat kepada rider / pengendara. Hal ini untuk menjaga keseimbangan motor yang tentunya akan memudahkan pengendalian sepeda motor.

Cara pengendara berboncengan yang salah kaprah dan tidak savety

2. Pembonceng Jangan Melawan Arah Motor
Maksudnya adalah, pembonceng sangat tidak disarankan mengendalikan laju motor dengan menggunakan/berat badan. Terkadang pembonceng ada yang merasa takut saat cornering (motor berbelok) , sehingga saat motor miring, dia menahan kemiringan tersebut dengan menegakkan badan ke kanan atau kiri berlawanan dengan kemiringan motor.

Selain pada saat berbelok, dengan menggunakan berat badan-pun pembonceng tidak disarankan untuk mengendalikan arah motor (ke kanan maupun kiri) menggunakan berat badannya.

3. Berpegangan Pada Pengendara
Terkadang kita seing melihat pembonceng yang lebih suka berpegangan pada behel belakang yang umumnya ada pada motor. Hal itu bisa berpengaruh pada keseimbangan pengendalian motor.

Cara yang benar untuk berpegangan adalah berpegangan pada si pengendara.

4. Gaya Duduk
Gaya duduk yang disarankan adalah dengan menghadap kedepan mengikuti laju motor. Sangat tidak disarankan duduk menyamping (model perempuan) karena akan berpengaruh pada keseimbangan motor.

5. Gunakan Perlengkapan Safety
Jangan pernah lupa untuk menggunakan perlengkapan safety seperti yang digunakan oleh pengendara.

Perlengkapan yang wajib meliputi helm dan jaket. Tapi disarankan juga melengkapinya dengan sepatu, kaos tangan. Untuk perjalanan jauh usahakan menggunakan peralatan tambahan meliputi pelindung sendi lutut dan lengan (knee pad & elbow pad) dan sediakan juga raincoat, tapi jangan yang model ponco.

Perhatikan juga penggunaan pakaian yang aman, karena banyak kejadian kecelakaan akibat penggunaan pakaian yang tidak aman sehingga terlilit kedalam putaran roda atau gear.

Demikian beberapa tip yang bisa diaplikasikan saat berboncengan biar aman dan nyaman. Ohya.. satu lagi.. jangan lupa berdoa sebelum starter dipencet dan motor menyala.