Setelah Viral Driver Ojol Penganiaya Pejalan Kaki Diberhentikan Kemitraannya

Beberapa hari lalu kita disuguhkan berita heboh tentang ulah pengendara ojol yang marah hingga melakukan tindak anarkis berupa penyerangan pada salah seorang anggota koaslisi pejalan kaki.

Jika melihat video yang beredar, penyebabnya sebenarnya sepele yaitu hal mendasar tentang tertib berlalu-lintas dan respek pada sesama pengguna jalan dan trotoar.

Ketika itu di sekitar Jatiwaringin, cukup banyak pemotor yang memacu kendaraannya di trotoar.

Pada saat yang bersamaan ada anggota dari Koalisi Pejalan Kaki yang mengingatkan para pengendara yang melaju dibadan trotoar, salah satunya adalah seorang emak-emak yang juga sebagai mitra dari salah satu perusahaan ojek online.

Rupanya doi tidak terima dengan teguran yang dilakukan oleh Alif yang merupakan anggota Koalisi Pejalan Kaki tersebut.

Sempat terjadi cekcok diantara mereka dan berakhir dengan penganiayaan pada Alif.

Meskipun akhirnya sang driver pergi melanjutkan perjalanannya, tapi rupanya kasus tersebut tidak berhenti sampai disitu.

driver-ojol-vs-koalisi-pejalan-kaki

Terakhir kali diberitakan bahwa akibat ulahnya, mitra Grab tersebut dibebas tugaskan, seperti yang diungkapkan oleh Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar.

“Setelah melakukan investigasi, kami telah memberhentikan mitra yang bersangkutan secara permanen karena terbukti melakukan pelanggaran seperti yang viral di media sosial”.

Terkait hal tersebut, ada baiknya kita kembali meluruskan dan menjunjung tinggi aturan penggunaan jalan dan trotoar, dimana merupakan hak dari pejalan kaki.

Jangan pernah menyerobot hak orang lain, termasuk para pejalan kaki yang menggunakan trotoar, karena trotoar diperuntukkan hanya untuk para pejalan kaki bukan kendaraan roda dua atau lebih. Kali ini THe Power of Emak-emak mendapatkan pelajaran penting :)- Haimotolink

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *