Setelah Viral Driver Ojol Penganiaya Pejalan Kaki Diberhentikan Kemitraannya

Beberapa hari lalu kita disuguhkan berita heboh tentang ulah pengendara ojol yang marah hingga melakukan tindak anarkis berupa penyerangan pada salah seorang anggota koaslisi pejalan kaki.

Jika melihat video yang beredar, penyebabnya sebenarnya sepele yaitu hal mendasar tentang tertib berlalu-lintas dan respek pada sesama pengguna jalan dan trotoar.

Ketika itu di sekitar Jatiwaringin, cukup banyak pemotor yang memacu kendaraannya di trotoar.

Pada saat yang bersamaan ada anggota dari Koalisi Pejalan Kaki yang mengingatkan para pengendara yang melaju dibadan trotoar, salah satunya adalah seorang emak-emak yang juga sebagai mitra dari salah satu perusahaan ojek online.

Rupanya doi tidak terima dengan teguran yang dilakukan oleh Alif yang merupakan anggota Koalisi Pejalan Kaki tersebut.

Sempat terjadi cekcok diantara mereka dan berakhir dengan penganiayaan pada Alif.

Meskipun akhirnya sang driver pergi melanjutkan perjalanannya, tapi rupanya kasus tersebut tidak berhenti sampai disitu.

driver-ojol-vs-koalisi-pejalan-kaki

Terakhir kali diberitakan bahwa akibat ulahnya, mitra Grab tersebut dibebas tugaskan, seperti yang diungkapkan oleh Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar.

“Setelah melakukan investigasi, kami telah memberhentikan mitra yang bersangkutan secara permanen karena terbukti melakukan pelanggaran seperti yang viral di media sosial”.

Terkait hal tersebut, ada baiknya kita kembali meluruskan dan menjunjung tinggi aturan penggunaan jalan dan trotoar, dimana merupakan hak dari pejalan kaki.

Jangan pernah menyerobot hak orang lain, termasuk para pejalan kaki yang menggunakan trotoar, karena trotoar diperuntukkan hanya untuk para pejalan kaki bukan kendaraan roda dua atau lebih. Kali ini THe Power of Emak-emak mendapatkan pelajaran penting 🙂

Tidak Merokok Saat Berkendara = Menghargai Orang Lain

,
merokok-bisa-membahayakan-orang-lain

Merokok adalah salah satu aktifitas yang banyak dilakukan orang, meskipun mereka tahu merokok itu merugikan orang lain dan diri sendiri.

Tapi terkadang untuk sebagian orang merasa sangat susah untuk berhenti. Saat berkendara misalnya, tak jarang kita menjumpai rider yang juga perokok aktif menghisap rokok saat di lampu merah, dipinggir jalan malah ada juga yang merokok sambil nyetir.

Terkait hal itu, ada satu himbauan menarik nih dari TMC Polda Metro untuk menghormati pengguna jalan lain dengan tidak menghisap rokok sembari berkendara.

Ya begitulah, memang merokok itu hak seseorang, terserah mau ngerokok atau tidak. Tapi saat memutuskan merokok, pastikan hal itu tidak mengganggu atau membahayakan orang lain.

New Suzuki Gixxer 155 SP Dan Gixxer SF SP 2018 Series Resmi Diluncurkan

suzuki-bandit-150-julaksendie

Ketika kita di Indonesia tengah penasaran dengan salah satu produk baru Suzuki yang akan dipasarkan di Indonesia dan kemungkinan akan launching saat GIIAS 2018 tanggal 2 – 12 Agustus 2018. Disinyalir produk tersebut adalah Suzuki Bandit 150 yang spyshot-nya sudah cukup banyak beredar itu.

Belum lagi sampai di GIIAS 2018, nun jauh di India sana Suzuki merilis News Suzuki Gixxer 155SP dan Gixxer SF SP. Suzuki Gixxer SF SP dilengkapi dengan fitur FI + ABS dengan memadukan kombinasi warna emas dan hitam yang menarik, memiliki desain emblem baru yang unik dan grafis baru pada cowl depan dan tangki bahan bakar dengan desain menarik.

Suzuki-Gixxer_SP_2018

Suzuki memilih mesin berkubikasi 155cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) dan menggunakan disk brake system untuk roda depan dan belakang.

Apakah ini ada hubungannya dengan Suzuki Bandit 150 yang sedang hangat dibicarakan itu? Untuk pasar Indonesia.. kita harus bersabar dalam menunggu pengumuman resmi dari PT. SIS.

Michael Van Der Mark Juara WSBK Donington Park Race 1

,
Michael Van Der mark

Balapan WSBK seri ke-enam di Sirkuit Donington Park, Inggris telah usai, dengan kemenangan diraih oleh Michael van der Mark setelah berhasil menjadi yang tercepat dalam balapan 23 lap mengendarai Yamaha YZF-R1.

Ini menjadi kemenangan pertama Michael Van der Mark di ajang MotoGP musim 2018. Van der Mark berhasil juara dengan gap +1.136 detik di depan Jonathan Rea, yang harus puas menjadi runnerup di balapan kandangnya.

Michael van der mark

Hasil lengkap WSBK Donington Park, Inggris :

1. Michael van der Mark NED PATA Yamaha YZF-R1 23 laps

2. Jonathan Rea GBR Kawasaki Racing ZX-10RR +1.136s

3. Tom Sykes GBR Kawasaki Racing ZX-10RR +2.193s

4. Alex Lowes GBR PATA Crescent Yamaha R1 +6.642s

5. Lorenzo Savadori ITA Milwaukee Aprilia RSV4 +7.331s

6. Eugene Laverty IRE Milwaukee Aprilia RSV4 +13.374s

7. Loris Baz FRA Althea BMW S1000RR +15.992s

8. Chaz Davies GBR Aruba.it Racing Ducati Panigale R +18.552s

9. Leon Haslam GBR Puccetti Kawasaki ZX-10RR +20.478s

10. Leon Camier GBR Red Bull Honda CBR1000RR SP2 +20.634s

11. Jordi Torres ESP MV Agusta 1000 F4 +22.503s

12. Michael Ruben Rinaldi ITA Aruba.it Racing Ducati Panigale R +33.250s

13. Leandro Mercado ARG Orelac Racing VerdNatura Kawasaki ZX-10RR +33.751s

14. Bradley Ray GBR Buildbase Suzuki GSX-R1000 +36.715s

15. PJ Jacobsen USA TripleM Honda CBR1000RR SP2 +38.850s

16. Jake Gagne USA Red Bull Honda CBR1000RR SP2 +42.539s

17. Luke Mossey GBR Team Pedercini Kawasaki ZX-10RR +42.683s

18. Ondrej Jezek CZE Guandalini Yamaha YZF-R1 +47.849s

19. Roman Ramos ESP Team GoEleven Kawasaki ZX-10RR +50.256s

20. Niccolo Canepa ITA PATA Crescent Yamaha R1 +52.188s

21. Toprak Razgatlioglu TUR Puccetti Kawasaki ZX-10RR +55.588s

22. Marco Melandri ITA Aruba.it Racing Ducati Panigale R +1m+

23. Gino Rea GBR OMG Racing Suzuki GSX-R1000 +1m+

Cara Merawat Ban Tubeless Biar Awet

,
Ban Sepeda Motor

Ban meruapakan salah satu bagian vital pada sepeda motor. Oleh karenanya selaku pengguna sepeda motor wajib hukumnya untuk memahami fungsi dan kinerja ban. Jangan lupakan juga perawatannya supaya ban bisa bekerja maksimal dan bisa lebih awet.

Saat ini kebanyakan sepeda motor sudah menggunakan jenis ban tubeless. Berbeda dengan ban biasa (tube type ) yang menggunakan ban dalam untuk menyimpan angin, ban tubeless tidak menggunakan ban dalam.

Salah satu perawatan yang harus kita perhatikan adalah tekanan angin. Jika tekanan angin kurang dari yang disarankan produsen ban, bisa mengakibatkan ban cepat aus, sepeda motor kurang lincah bahkan bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar.

Spek Ban

Kenapa? Karena jika tekanan udara kurang maka hampir sem ua bagian dari tapak ban bergesekan dengan aspal, akibatnya ban akan cepat panas dan aus.

Dari pengalaman jika tekanan angin kurang juga berbahaya, khususnya pada permukaan jalan yang tidak rata atau ketika kita berbelok bisa oleng.

Selain itu jangan membawa beban berlebihan yang melebihi beban maksimal yang disarankan. Bisa dilihat pada sisi ban tersebut.